VLSM
Menurut Fathurhoho VLSM adalah jenis perhitungan subnetting dimana panjang subnet mask yang kita berikan akan disesuaikan dengan banyaknya jumlah host di setiap subnet tersebut.
Menurut Novan Purba Wasesa VLSM merupakan salah satu cara melakukan subnetting IP Address yang didasarkan pada jumlah host/komputer yang ada pada jaringan komputer yang ada pada komputer dan jumlah kmputer pada setiap jaringan berbeda-beda.
Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan VLSM adalah jenis subnetting IP Address yang dimana panjang subnet mask disesuikan dengan banyakanya jumlah host di setiap subnet tersebut.
Subnet mask
Menurut Amakiri Welekwe subnet mask IPv4 adalah urutan 32-bit satu (1) diikuti oleh blok nol (0).Yang menunjukan awalan jaringan,sedangkan blok nol menunjukan pengidentifkasi host.
Subnetting
Menurut Amakiri Welekwe subnetting adalah proses membagi satu jaringan besar menjadi beberapa jaringan kecil yang dikenal sebagai subnet.
Supernetting
Menurut Amakiri Welekwe supernetting adalah kebalikan langsung dari subnetting,dimana beberapa jaringan digabungkan menjadi satu jaringan besar yang dikenal sebagai supernet.
Contoh penerapan VLSM
Saya memiliki IP dengan rentang IP 192.168.2.0/24 yang terdiri dari 4 jaringan yaitu LAN A,LAN B,LAN C,dan LAN D.
LAN A membutuhkan 28 host
LAN B membutuhkan 59 host
LAN C membutuhkan 14 host
LAN D membutuhkan 62 host
Dimulai dari menyusun jaringan dari yang terbesar hingga yang terkecil
LAN D 62 host
LAN B 59 host
LAN A 28 host
LAN c 14 host
Menerapkan subnetting terbesar hingga yang terkecil
LAN D dengan ID Jaringan 192.168.2.0 membutuhkan 62 host dan mencari subnetting CIDR yang mendekati 62 host yaitu 64 atau /26 dan dikurangi 2 (network ID dan Broadcast ID) 64-2=62.Jadi rentang host yang dapat digunakan adalah 192.168.2.1-192.168.2.62.
ID jaringan :192.168.2.0
Subnetmask :/26
Jumalah host :62
Host yang dapat digunakan :192.168.2.1-192.168.2.62
LAN B dengan ID Jaringan 192.168.2.64 membutuhkan 59 host,mencari subnetting CIDR yang mendekati 59 host yaitu 64 atau /26 dan dikurangi 2 untuk network ID dan Broadcast ID 64-2=62.Jadi rentang host yang dapat digunakan adalah 192.168.2.65-192.168.2.127.
ID jaringan :192.168.2.62
Subnetmask :/26
Jumalah host :62
Host yang dapat digunakan :192.168.2.65-192.168.2.127
LAN A dengan ID jaringan 192.168.2.129 membutuhkan 28 host,dan mencari subnetting CIDR yang mendekati 28 yaitu 32 atau /27 dan dikurangi 2 32-2=30.Jadi rentang host yang dapat digunakan adalah 192.168.2.130-192.168.2.160.
ID jaringan :192.168.2.129
Subnetmask :/27
Jumalah host :30
Host yang dapat digunakan :192.168.2.30-192.168.2.160
LAN C dengan ID jaringan 192.168.2.162 membutuhkan 14 host,mencari subnetting CIDR yang mendekati 14 yaitu 16 atau /28 dan dikurangi 2 16-2=14.Jadi rentang host yang dapat digunakan adalah 192.168.2.163-192.168.2.177.
ID jaringan :192.168.2.162
Subnetmask :/28
Jumalah host :14
Host yang dapat digunakan :192.168.2.163-192.168.2.177
Daftar pustaka
Fathurhoho. 2020. VLSM atau Metode Variabel Lenght Subnet Mask https://ngonfig.net/vlsm.html dikases pada 08:46 7/8/2023
Wasesa,Novan Purba. 2021. Cara Subnetting VLSM https://www.blog.adaptivenetworklab.org/2021/07/10/cara-subnetting-vlsm/ diakses pada 09:21 7/8/2023
Welekwe,Amakiri. 2023. Variabel lenght subnet mask (VLSM) Tutorial https://www.comparitech.com/net-admin/variable-length-subnet-mask-vlsm-tutorial/ diakses pada 10:02 7/8/2023
Tidak ada komentar:
Posting Komentar